- Cakrawala Riau
- Nasional
- Tirta Meyrizka Lubis Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia
Usung Misi Pendidikan Alquran dan Pemberdayaan Muslimah
Tirta Meyrizka Lubis Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia
Tirta Meyrizka Lubis, Muslimah muda asal Riau (kanan). (CR/istimewa)
PEKANBARU(CR)-Tirta Meyrizka Lubis, Muslimah muda asal Riau, berhasil mencuri perhatian dalam ajang nasional Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026 melalui visi pendidikan Alquran dan pemberdayaan Muslimah. Ajang tingkat nasional tersebut mempertemukan perempuan-perempuan terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kualitas intelektual, kepemimpinan, wawasan keislaman, kemampuan komunikasi, serta kapasitas membangun bisnis yang berdampak bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan nasional berlangsung melalui masa karantina pada 19–21 April 2026 lalu di Jakarta sebelum malam puncak grand final yang digelar di Discovery Ancol.
Selama proses seleksi, seluruh finalis mengikuti berbagai tahapan penilaian, mulai dari membaca Alquran beserta terjemahannya, kemampuan bahasa Inggris, pengetahuan umum, budaya dan agama, hingga unjuk bakat. Para peserta juga diwajibkan melakukan presentasi bisnis di hadapan dewan juri nasional.
Dewan juri berasal dari berbagai latar belakang profesional, mulai dari kementerian, kalangan pengusaha, hingga fashion designer ternama Indonesia. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan melihat kualitas karakter, visi sosial, kemampuan komunikasi, hingga kebermanfaatan bisnis yang dimiliki peserta.
Dalam kompetisi tersebut, Tirta memperkenalkan RuQun Kelas Mengaji Online, platform pendidikan Alquran yang fokus pada tahsin, tahfidz, serta pembinaan Muslimah secara online dengan sistem belajar fleksibel dan modern. RuQun hadir untuk membantu masyarakat belajar Al-Qur’an dari mana saja dengan pilihan waktu belajar yang dapat disesuaikan.
Tidak hanya melayani pembelajaran individu, RuQun juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah, kampus, komunitas, perusahaan, hingga berbagai lembaga yang ingin menghadirkan program pembelajaran Alquran, tahsin, tahfidz, maupun pembinaan spiritual bagi siswa, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum.
Konsep pendidikan yang memadukan nilai Alquran, pengembangan diri Muslimah, dan teknologi digital tersebut disebut berhasil menarik perhatian banyak pihak selama kompetisi berlangsung. Tirta dinilai membawa semangat bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat dikembangkan secara profesional, modern, dan berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.
Selain aktif sebagai entrepreneur di bidang pendidikan, Tirta juga dikenal sebagai mentor dan pembina Muslimah yang aktif menyuarakan pentingnya perempuan untuk terus bertumbuh, berdaya, dan tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi kehidupan.
“Melalui kompetisi ini saya belajar bahwa Muslimah memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Saya berharap semakin banyak perempuan yang berani berkarya, membangun bisnis yang berdampak, dan tetap menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup,” ujar Tirta.
Saat ini RuQun Kelas Mengaji Online terus mengembangkan program pembelajaran dan membuka akses pendidikan Alquran yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Informasi mengenai program dan kerja sama dapat diakses melalui Instagram @ruqun.id.(cr/rel)








