Kalahkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026

Olahraga Senin, 05 Oktober 2026 - 23:14 WIB  |   Redaktur : Hendri Agustira  
Kalahkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026

Para pemain Timnas Indonesia merayakan kemenangannya setelah melalui drama adu penalti saat melawan Thailand di partai final Fifa Asean Cup 2026. (CR/int)

JAKARTA(CR)-Timnas Indonesia akhirnya menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, (5/10/2026) Drama berlangsung hingga extra time dan adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam 120 menit.

Seperti dilansir dari Viva.co.id, Indonesia sempat dua kali tertinggal dalam pertandingan. Setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal, Thailand kembali unggul melalui Chamrasamee Peeradol pada menit ke-110. Namun, Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-115.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Di fase inilah Emil Audero tampil sebagai penentu setelah menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya. Sejak babak pertama, Indonesia dan Thailand sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Luke Vickery mendapat peluang pada menit ketiga, tetapi tembakannya masih mampu diamankan kiper Thailand, Saranon Anuin.

Lima menit kemudian, Mitchell Baker mencoba mengancam dari luar kotak penalti. Namun, sepakan kerasnya masih berhasil ditepis Anuin. Thailand juga memiliki peluang melalui Chanathip Songkrasin pada menit ke-18. Berdiri tanpa pengawalan di kotak penalti, Chanathip mencoba melepaskan tembakan voli, tetapi bola masih melambung di atas gawang Emil Audero.

Indonesia kembali mengancam lewat Justin Hubner pada menit ke-20. Menerima umpan Calvin Verdonk dari sisi kiri, sundulan Hubner masih melebar tipis. Calvin Verdonk kemudian mendapat peluang pada menit ke-32 melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melintas tipis di sisi kiri bawah gawang Thailand.

Memasuki babak kedua, Thailand langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Indonesia. Garuda baru mendapatkan peluang berbahaya pada menit ke-69 melalui Mitchell Baker, tetapi sepakannya masih melebar. Indonesia kemudian mendapat keuntungan jumlah pemain setelah Nicolas Mickelson menerima kartu kuning kedua pada menit ke-80 akibat melanggar Ole Romeny di luar kotak penalti.

Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-84. Dean James yang mengambil tendangan bebas berhasil mengarahkan bola ke gawang Thailand. Bola sempat membentur Sanron Iklas sehingga Saranon Anuin salah langkah dan gagal mengantisipasinya.

Namun, Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-87, Sanron Iklas menebus kesalahannya dengan mencetak gol setelah menyambut umpan Ratree Seksan.

Indonesia hampir kembali unggul pada menit ke-90+5. Mitchell Baker mendapat peluang emas di depan mulut gawang, tetapi bola masih bisa diamankan kiper Thailand. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke extra time.

Pada extra time babak pertama, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Faktor stamina membuat aliran serangan beberapa kali terputus akibat kesalahan umpan.

Thailand kemudian kembali unggul pada menit ke-110. Berawal dari serangan balik cepat, Chamrasamee Peeradol berhasil menyarangkan bola ke gawang Emil Audero. Gol tersebut sempat membuat puluhan ribu suporter Indonesia di SUGBK terdiam. Namun, Garuda langsung merespons.

Pada menit ke-115, kerja sama Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho menghasilkan peluang di kotak penalti Thailand. Ridho kemudian mengirim bola ke dalam kotak penalti yang disambar Elkan Baggott untuk mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga tambahan waktu tiga menit berakhir. Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Indonesia membuka drama adu penalti melalui Kevin Diks. Bek Timnas Indonesia tersebut berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama kemudian juga sukses mencetak gol dari titik putih. Thailand juga mampu menjalankan tugasnya melalui Manuel Bihr dan Choolthong Waris.

Namun, momentum kemudian berpihak kepada Indonesia. Sarach Yooyen menjadi penendang Thailand yang gagal setelah sepakannya membentur tiang kiri gawang Emil Audero. Thailand masih memiliki kesempatan untuk menjaga asa. Nattapong Sayriya maju sebagai penendang berikutnya, tetapi Emil Audero menjadi tembok terakhir Indonesia.

Audero berhasil membaca arah tendangan Nattapong dan menepis bola. Penyelamatan tersebut menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam drama adu penalti. Para pemain dan suporter Indonesia pun merayakan keberhasilan tersebut. Timnas Indonesia akhirnya mengalahkan Thailand melalui adu penalti dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.(CR/Vv)

 

Redaktur : Hendri Agustira





Berita Lainnya

Minicross