Seorang Nelayan Tewas Diterkam Buaya Sungai Rokan

Peristiwa Senin, 31 Maret 2025 - 00:13 WIB  |   Redaktur : Hendri Agustira  
Seorang Nelayan Tewas Diterkam Buaya Sungai Rokan

Pihak kepolisian dan warga ketika melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang diterkam buaya di Sungai Rokan. (CR/MCR)

ROKANHILIR(CR)-Seorang nelayan bernama Harianto alias Atan (22), warga asal Kelurahan Teluk Pulau Pulu, Kecamatan Rimba Melintang, ditemukan tewas setelah diterkam buaya di aliran Sungai Rokan, Minggu (30/03/2025) dini hari. Saat itu korban sedang mencari ikan untuk kebutuhan makanan sehari-hari.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama dua rekannya, Basri (30) dan Bustami (50), pergi mencari ikan di Sungai Rokan pada Sabtu (29/03/2025) sore. "Awalnya, korban dan dua temannya menggunakan sampan kayu untuk mencari ikan. Sekira pukul 17.40 WIB, baling-baling sampan mereka mengalami kerusakan di tengah sungai. Saat korban turun ke air untuk memperbaikinya, tiba-tiba seekor buaya menerkamnya," ungkap Kapolres Rohil.

Menurut keterangan dari temannya, mereka sempat berusaha menarik korban dari terkaman buaya, namun tidak berhasil. Korban akhirnya tenggelam dan hilang di perairan. "Warga yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian bersama pihak kepolisian menggunakan lima unit sampan kayu," kata Kapolres Rohil.

Ied CR 1446 H

AKBP Isa Imam Syahroni menjelaskan,bahwa setelah pencarian sepanjang malam, jasad korban ditemukan sekitar pukul 03.30 WIB dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki yang sudah terputus. "Kami telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan," terangnya.

Atas kejadian ini, Kapolres Rohil mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Rokan, mengingat masih adanya ancaman serangan buaya di wilayah tersebut. "Minggu ini sudah dua kali warga diterkam buaya, jadi warga harus hati-hati dan jangan sendirian saat mencari ikan. Kalau bisa dihindari saja wilayah yang menjadi habitat buaya," imbaunya.(mcr)

Redaktur : Hendri Agustira



H Rudi Ied 1446 H


Berita Lainnya

KT-Pematang Panjang - HUT 75 Kampar