Dari Bertukar Gagasan, Usulan hingga Mendapatkan Inspirasi

Gubri dan Istri Berlebaran ke Rumah Para Gubernur Terdahulu

Riau Rabu, 02 April 2025 - 23:30 WIB  |   Redaktur : Hendri Agustira  
Gubri dan Istri Berlebaran ke Rumah Para Gubernur Terdahulu

Gubri Abdul Wahid dan istri ketika bersilaturahmi ke rumah Syamsuar di Lebaran hari ke tiga. (CR/MCR)

PEKANBARU(CR)-Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid bersama istri, Henny Sasmita dan rombongan melakukan kunjungan Lebaran ke kediaman mantan Gubernur Riau, Syamsuar, di Jalan Kurnia, Tangkerang, Pekanbaru, Rabu (02/04/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari tradisi silaturahmi yang dilakukan oleh Gubri untuk mempererat tali persaudaraan dengan para tokoh Riau.

Setibanya di kediaman Syamsuar, Abdul Wahid dan rombongan disambut hangat oleh tuan rumah. Syamsuar menyambut kedatangan mereka dengan senyum ramah dan mempersilakan mereka masuk ke dalam rumah. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak awal pertemuan.

Dalam suasana santai, Abdul Wahid dan Syamsuar terlibat dalam perbincangan yang akrab. Mereka mengenang masa-masa pemerintahan sebelumnya dan berbagi pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan. "Saya sangat menghargai pengalaman Pak Syamsuar. Beliau adalah sosok yang sangat berpengalaman dalam pemerintahan," ujar Abdul Wahid.

Ied CR 1446 H

Abdul Wahid juga menyampaikan keinginannya untuk terus belajar dari pengalaman Syamsuar. "Saya mohon tunjuk ajar dari Pak Syamsuar, karena beliau telah berpengalaman dalam roda pemerintahan," ucapnya. 

Selain perbincangan mengenai pemerintahan, Abdul Wahid dan Henny Sasmita juga menikmati hidangan soto dan makanan ringan yang disajikan oleh tuan rumah. Suasana keakraban semakin terasa saat mereka menikmati hidangan bersama.

Di kesempatan yang sama, Henny Sasmita dan Misnarni, istri Syamsuar, juga terlibat dalam perbincangan santai. Salah satu topik yang mereka bahas adalah mengenai Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau. "Kami bertukar pikiran mengenai program-program PKK yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Henny Sasmita.

Kunjungan Lebaran ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara Abdul Wahid dan Syamsuar. Meskipun sebelumnya mereka merupakan rival dalam pemilihan gubernur Riau, namun semangat persaudaraan dan kebersamaan tetap dijunjung tinggi.

Syamsuar pun menyambut baik keinginan Abdul Wahid dan menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman. "Silaturahmi ini sangat penting untuk membangun Riau yang lebih baik," kata Syamsuar.

Gubri dan istri bersama <a href='https://www.cakrawalariau.com/tag/wan-thamrin-hasyim' alt='Wan Thamrin Hasyim'  style='color:#0078b8;font-weight:600'>Wan Thamrin Hasyim</a> serta keluarga besar.

Gubri dan istri bersama Wan Thamrin Hasyim serta keluarga besar.

Diskusi dengan Wan Thamrin Hasyim

Setelah dari rumah Syamsuar, Gubri dan istri melanjutkan ke rumah Gubernur Riau pada masanya, Wan Thamrin Hasyim. Di kediaman Wan Thamrin, Abdul Wahid menimba ilmu tentang Embarkasi Haji Pekanbaru, mimpi yang lama tertunda. "Kami berdiskusi tentang impian masyarakat Riau, embarkasi haji yang memudahkan perjalanan suci," tutur Wan Thamrin, dengan mata berbinar.

Abdul Wahid, sang penerus tahta, menyambut baik usulan tersebut, berjanji untuk mewujudkannya. "Saya berdiskusi dengan pemilik Lion Air, mencari jalan keluar. Nanti saya akan banyak koordinasi. Terima kasih Pak, telah menerima kedatangan kami untuk berkunjung," ucap Abdul Wahid, penuh hormat diiringi senyum tulus.

Wan Thamrin Hasyim, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau periode 2018-2019, menyambut hangat kedatangan Abdul Wahid dan rombongan. Kehadiran Abdul Wahid mencerminkan eratnya hubungan antara pemimpin daerah lintas generasi. Momen silaturahmi ini menjadi wadah untuk berbagi cerita dan berdiskusi ringan mengenai perjalanan serta masa depan Provinsi Riau. Suasana keakraban terasa dalam percakapan antara Abdul Wahid dan Wan Thamrin Hasyim. Mereka saling bertukar pengalaman kepemimpinan, tantangan yang dihadapi, dan harapan untuk kemajuan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wahid menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi Wan Thamrin Hasyim dalam membangun Riau. "Kami menghargai kontribusi Bapak Wan Thamrin Hasyim dalam memajukan daerah ini," ujar Abdul Wahid.

Wan Thamrin Hasyim memberikan pesan serta nasihat kepada Abdul Wahid. "Saya berharap kepemimpinan saat ini dapat membawa Riau semakin maju, dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan," tuturnya.

Abdul Wahid menerima nasihat dan masukan tersebut dengan penuh apresiasi. Ia berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pendahulu. Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan adalah kunci untuk mewujudkan visi pembangunan Riau. "Kami ucapan terima kasih kepada Bapak Wan Thamrin Hasyim beserta istri dan keluarga sudah menyambut baik atas kedatangan kami, dalam rangka silaturahmi di hari lebaran yang penuh berkah ini," tutup Gubri Abdul Wahid.

Di akhir pertemuan, suasana keakraban semakin terasa saat keduanya saling mendoakan. Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Gubri Abdul Wahid disambut hangat oleh <a href='https://www.cakrawalariau.com/tag/saleh-djasit' alt='Saleh Djasit'  style='color:#0078b8;font-weight:600'>Saleh Djasit</a>.

Gubri Abdul Wahid disambut hangat oleh Saleh Djasit.

Nostalgia dengan Pak Saleh Djasit

Selanjutnya, di kediaman Saleh Djasit mereka bernostalgia, mengenang masa lalu dan merajut mimpi masa depan. Menggali potensi Riau dan peluang-peluang bisnis untuk kemajuan daerah. Saleh Djasit, yang menjabat sebagai Gubernur Riau periode 1998-2003, menyambut hangat kedatangan Abdul Wahid dan rombongan.

Suasana penuh kehangatan terasa saat mereka berbincang, mengenang perjalanan kepemimpinan, dan berbagi pandangan mengenai kemajuan daerah. "Saya merasa bangga dan senang atas kunjungan Gubernur Abdul Wahid di momen Lebaran ini," ujar Saleh Djasit.

Ia menekankan pentingnya silaturahmi dalam menjaga hubungan baik antarpemimpin dan menghormati jasa para pendahulu. Saleh Djasit juga berbagi pengalaman dan pandangan mengenai tantangan serta peluang pembangunan di Riau. "Saya berharap kepemimpinan Gubernur Abdul Wahid dapat terus membawa kemajuan bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Abdul Wahid mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat tersebut. Wahid berkomitmen untuk meneruskan pembangunan yang telah dirintis sebelumnya dan menjaga komunikasi dengan para pemimpin terdahulu. "Pengalaman dan dedikasi para pemimpin terdahulu menjadi inspirasi bagi kami dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan," katanya.

Percakapan keduanya berlangsung santai, membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan daerah. Mereka bertukar pikiran mengenai infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Menutup pertemuan, Abdul Wahid menyampaikan harapannya agar tradisi silaturahmi ini terus terjaga. "Silaturahmi ini adalah ajang bertukar gagasan demi kemajuan Riau," pungkasnya.

Gubri Abdul Wahid beserta istri mengabadikan momen Lebaran dengan <a href='https://www.cakrawalariau.com/tag/annas-maamun' alt='Annas Maamun'  style='color:#0078b8;font-weight:600'>Annas Maamun</a> dan istri.

Gubri Abdul Wahid beserta istri mengabadikan momen Lebaran dengan Annas Maamun dan istri.

Pesan dari Annas Maamun

Gubernur Riau Abdul Wahid melanjutkan tradisi silaturahmi dengan mengunjungi kediaman mantan Gubernur Riau, Annas Maamun. Kunjungan Abdul Wahid didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid. Tampak hadir pula sejumlah pejabat Pemprov Riau.

Annas Maamun, yang menjabat sebagai Gubernur Riau periode 2014-2016, menyambut hangat kedatangan Abdul Wahid. Suasana keakraban terasa dalam pertemuan tersebut, mencerminkan hubungan baik lintas generasi kepemimpinan di Riau. Dalam pertemuan tersebut, Annas Maamun menyampaikan pesan penting kepada Abdul Wahid. "Utamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan," tegasnya. 

Menurutnya, kebijakan yang dibuat harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah yang merata. Ia juga menekankan pentingnya fokus pada sektor-sektor yang dapat meningkatkan perekonomian daerah, seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata. "Potensi besar Riau harus dimanfaatkan dengan bijaksana untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Gubernur Abdul Wahid menyambut baik nasihat tersebut. Ia mengaku sangat berterima kasih atas bimbingan Annas Maamun. Wahid berkomitmen untuk melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan Riau. "Pesan mengenai kepentingan masyarakat adalah pengingat penting bagi saya," lanjut Abdul Wahid.

Ia menegaskan komitmennya untuk mengedepankan transparansi, keadilan, dan pemerintahan yang bersih. Pertemuan diakhiri dengan suasana penuh keakraban, di mana kedua pemimpin saling bertukar harapan untuk kemajuan Riau.

Gubri Abdul Wahid dan Henny Sasmita bersama Arsyadjuliandi Rahman beserta istri.

Gubri Abdul Wahid dan Henny Sasmita bersama Arsyadjuliandi Rahman beserta istri.

Andi Rahman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan

Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi Ketua TP PKK Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid, beserta rombongan bertolak menuju ke kediaman Andi Rahman, Rabu (02/04/2025). Arsyadjuliandi Rachman atau yang kerap dipanggil Andi Rahman merupakan Gubernur terdahulu, yang menjabat sejak 25 Mei 2016 hingga 20 September 2018. Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau sejak 19 Februari 2014 hingga 26 September 2014 dan Anggota DPR-RI Fraksi Golkar sejak 2009 hingga 2014.

Kehadiran Gubernur Abdul Wahid beserta rombongan disambut dengan penuh kehangatan, mencerminkan eratnya hubungan antara pemimpin daerah dari masa ke masa. Momen silaturahmi ini menjadi ajang berbagi cerita, dan berdiskusi ringan mengenai perjalanan dan masa depan Provinsi Riau.

Dalam kunjungan tersebut tampak Gubernur Riau Abdul Wahid dan Andi Rahman begitu akrab dalam suasana penuh kehangatan. Percakapan mereka mengalir santai, membahas terkait pengalaman kepemimpinan, tantangan yang pernah dihadapi, serta harapan untuk kemajuan Riau ke depan. Gubernur Abdul Wahid menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi Arsyadjuliandi Rachman dalam membangun Riau dahulunya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemimpin terdahulu dan saat ini agar kedepannya pembangunan daerah dapat berjalan secara berkesinambungan.

Arsyadjuliandi Rachman pun menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan pesan serta nasihat kepada Gubernur Abdul Wahid. Beliau berharap agar kepemimpinan saat ini dapat membawa Riau semakin maju dengan tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Abdul Wahid menyambut baik nasihat dan masukan yang diberikan. Ia mengungkapkan komitmennya sebagai pimpinan Riau saat ini, untuk terus melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pemimpin sebelumnya. Menurutnya, kesinambungan dalam kepemimpinan tentu menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat di daerah. “Terima kasih kepada Bapak Andi Rahman beserta istri dan keluarga sudah menyambut hangat kedatangan kami, dalam rangka silaturahmi di hari lebaran yang penuh berkah ini, kami mohon tunjuk ajar kedepannya untuk dapat memberikan yang terbaik bagi rakyat kita," kata Abdul Wahid.

Suasana penuh keakraban tersebut semakin terasa saat keduanya saling mendoakan dan berharap agar Riau terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. "InsyaAllah bersama-sama kita kembali membangun negeri lebih baik ke depannya,” tutup Gubri Abdul Wahid.

<a href='https://www.cakrawalariau.com/tag/wan-abu-bakar' alt='Wan Abu Bakar'  style='color:#0078b8;font-weight:600'>Wan Abu Bakar</a> saat menyambut kedatangan Gubri Abdul Wahid.

Wan Abu Bakar saat menyambut kedatangan Gubri Abdul Wahid.

Kunjungan Penutup ke Rumah Wan Abu Bakar 

Gubernur Riau Abdul Wahid menutup kunjungan Lebaran hari ketiga ke kediaman Wan Abu Bakar. Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi antara pemimpin terdahulu dengan pemimpin daerah saat ini.

Wan Abu Bakar menjabat sebagai Gubernur Riau periode 31 Juli-21 November 2008 silam. Sebelum menjadi Gubernur Riau, Wan Abubakar merupakan Wakil Gubernur Riau periode 2003 hingga 2008. Wan Abu Bakar menyambut hangat kedatangan Abdul Wahid dan rombongan. Momen silaturahmi ini menjadi wadah untuk berbagi cerita dan berdiskusi ringan mengenai perjalanan serta masa depan Provinsi Riau

Suasana keakraban terasa dalam percakapan antara Abdul Wahid dan Wan Abu Bakar. Mereka saling bertukar pengalaman kepemimpinan, tantangan yang dihadapi, dan harapan untuk kemajuan Riau. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wahid menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi Wan Abu Bakar dalam membangun Riau. "Kami sangat menghargai kontribusi Bapak Wan Abu Bakar dalam memajukan daerah ini, walaupun dalam hitungan bulan setidaknya memberikan dampak bagi masyarakat Riau dulunya," ujar Abdul Wahid.

Sementara itu, Wan Abu Bakar menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan pesan serta nasihat kepada Abdul Wahid. "Saya berharap kepemimpinan saat ini dapat membawa Riau semakin maju, dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan," harapnya

Abdul Wahid menerima nasihat dan masukan tersebut dengan penuh apresiasi. Ia berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pendahulu. Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan adalah kunci untuk mewujudkan visi pembangunan Riau. "Kami ucapan terima kasih kepada Bapak Wan Abu Bakar beserta keluarga sudah menyambut baik atas kedatangan kami, dalam rangka silaturahmi di hari lebaran yang penuh berkah ini," tutup Gubri Abdul Wahid.(mcr)

Redaktur : Hendri Agustira



H Rudi Ied 1446 H


Berita Lainnya

KT-Pematang Panjang - HUT 75 Kampar